(Faiza Tazkia Hazeva, NAI Cabang Singaparna Jawa Barat 07)

Kegiatan KPA adalah kegiatan tahunan yang selalu dinanti, baik oleh Nashirat ataupun Athfal.

KPA tahun ini dilaksanakan pada  tanggal 24 sampai 30 juni  2019 di Cabang Sukasari  se-Jawa Barat 07 dan Jawa barat 08. Sejak tahun kemarin, KPA digabung dua wilayah.

Kegiatan ini memang sangat saya tunggu, karena kegiatan yang sifatnya gabungan jarang sekali dilaksanakan. Dalam acara ini, bisa menambah teman, wawasan, ilmu pengetahuan, dan kedisiplinan dalam memanfaatkan waktu.

Setiap hari kami mengawali kegiatan dengan shalat Tahajud. Memang hal ini saya rasakan sangat berat karena disamping harus melawan rasa kantuk, kami juga harus melawan rasa dingin. Cuaca yang amat dingin, hingga air pun bak air es. Meskipun pakai baju hangat dan kaos kaki, tetap belum bisa menghilangkan rasa dingin. Alhamdulillah walau begitu saya dan teman-teman bisa melaksanakan shalat Tahajud dan shalat Subuh yang dilanjut daras Al Qur’an. Dibantu oleh para mentor yang selalu mendampingi kami selama KPA.

Setelah berolahraga dan sarapan pagi, kami siap-siap untuk mengikuti pelajaran mulai pukul 7.30 pagi sampai pukul 12 siang. Untuk kelas dibagi sesuai tingkat, yaitu SD, SMP, dan SMA. Pelajaran yang diberikan antara lain ilmu pengetahuan,pengorbanan, Al Qur’an, Shalat, dan Akhlak.

Selesai belajar, lanjut shalat Dzuhur dan makan siang. Kemudian pukul 14.00 WIB, di adakanlah perlombaan rohani seperti MTQ di hari ke dua, Pidato di hari ke tiga, Syair di hari ke empat, dan Cerdas Cermat di hari ke lima, hingga waktu shalat Ashar berjamaah. Lalu kami semua menuju lapangan untuk melaksanakan perlombaan jasmani. Kegiatan ini adalah salah satu kegiatan yang menghibur dan melepas lelah, karena di sini diadakan permainan yang seru dan mengasyikkan, hingga kami merasa gembira bersama teman-teman. Menjelang shalat Magrib kami pulang kembali ke Hizeb masing-masing untuk mandi, lalu shalat Maghrib berjamaah di masjid. Kemudian dilanjut makan malam.

Kegiatan malam dimulai setelah shalat Isya berjamaah diisi dengan Kuliah Umum oleh Bapak Mubaligh Daerah dan Nazim A’la atau mentoring bergantian setiap malam, sampai pukul 21.00 WIB. Selanjutnya istirahat, tidur.

Kegiatan belajar mengajar di laksanakan sampai hari ke 5  . Tibalah saatnya hari yang di tunggu – tunggu oleh seluruh peserta yaitu pada hari ke enam ,yaitu di laksanakan nya kegiatan outbond, dari mulai hyking melewati hutan pinus , lembah dan sawah, kami berjalan per hizeb dan selama perjalanan terbagi dalam 6 post di setiap post nya kami di berikan tatantangan dari mulai melewati jaring laba – laba ,teka teki matematika, tebak gaya ,memindahkan karet dengan sedotan,estapet air, dan yang terakhir yang paling seruu yaitu kami di suruh turun ke sawah sambil melempar bola di situlah timbul keseruan karena banyak anak anak yang jatuh ke dalam lumpur.

Dan selain itu ada juga kegiata yang mungkinn jarang ditemukan. Yaitu menyimak Khutbah Huzur aba. di lapangan yang diikuti oleh para anggota Jemaat Tenjowaringin dan para peserta KPA. Di situ nampak seperti lautan manusia dengan khidmat menyimak Khutbah. Walaupun cuaca saat itu sangat dingin. Namun kegiatan ini menjadi salah satu yang sangat berkesan bagi saya.

Tibalah malam terakhir di mana dilaksanakannya malam renungan dengan mengadakan api unggun. Acara diisi oleh penampilan siswa siswi Al Wahid dan membacakan puisi renungan, juga nasihat-nasihat oleh para Mubaligh.

Keesokan hari adalah penutupan. Tercatat kurang lebih 600 orang peserta dan diperkirakan jumlah keseluruhan adalah 900 orang lebih dengan panitia.

Hari itu saya sangat sedih karena akan berpisah dengan teman-teman. Dan saya berharap kami dapat berjumpa lagi di KPA tahun depan bahkan dengan teman baru yang tambah banyak lagi. Secara keseluruhan acara KPA ini sangat berjalan lancar dan baik. Jazakumullah.