Sungguh suatu berkah yang tak terhingga apabila kita senantiasa mengisi hidup ini dengan kegiatan menggali bebagai jenis ilmu yang sesuai kita minati dan pahami, dengan harapan ilmu yang kita miliki memberikan kemaslahatan bagi orang banyak. Aamiin.

Cerita pendek ini, kami awali karena sebuah hobby membuat artikel yang sering kami kirim melalui media sosial. Akhirnya seorang penggemar fanatik yang intens membacanya sehingga tertarik ingin mengenal lebih dekat biografi sang penulis.

Mengapa menggunakan kata “kami”, karena artikel ini kami kolaborasi dari kejadian yang dialami putri kami yang pertama Renna Aisyah yang sudah menulis artikel dan menjadi sumber cerita kali ini. Sedangkan saya adalah ibunya yang menceritakan kembali kejadian menarik ini kepada para pembaca, setelah artikel anaknya diminati para non Ahmadi.

Artikel yang Renna tulis lumayan banyak dan ada seorang pemuda yang intens membacanya. Lalu diminati dan menjadi sumber cerita kami ini. Setelah artikelnya diposting ke media sosial Instagram, ternyata menarik minat seorang pemuda yang gemar menulis artikel juga. Pemuda ini bernama Putera… seorang psikolog lulusan Universitas Padjadjaran Bandung. Dan sekarang bekerja di BNPT (Badan Nasional Penanggulangan Teroris) Kota Jakarta yang bertugas memberikan bantuan psikolog bagi para tahanan kaum radikalisme seperti para tahanan teroris. Selain itu, pemuda ini aktif juga berkegiatan di bidang politik karena kami lihat di akun instagramnya menjadi tim pemenangan salah satu pasangan calon Presiden.

Karena ketertarikan akan artikel yang ditulis oleh Renna, pemuda ini belum mengetahui bahwa kami adalah Ahmadi. Sebagai bentuk dukungan untuk kemajuan penulisan  artikel yang sering ditulis Renna, pemuda ini mengirimkan empat buku sebagai bahan referensi untuk penulisan sebuah artikel, diantaranya:

    1. Buku Daulah Islamiyah dalam Al-Quran dan Sunnah karya M Najih Arromadloni
    2. Buku Khilafah HTI karya Ainur Rofiq Al-Amin
    3. Buku Kontroversi Dalil – Dalil Khilafah karya M Sofi Mubarok
    4. Buku Falsafah KeTuhanan karya Buya Hamka

Sebelum keempat buku tersebut sampai ke tangan kami, disinilah kami mulai bertabligh kepada pemuda tersebut dengan memperkenalkan bahwa kami seorang “Ahmadiyah”. Kami ingin mengetahui reaksinya, simpati atau tidak. Apakah dilanjutkan niat pengiriman keempat bukunya atau tidak. Tak diduga, reaksi pemuda ini diluar ekspektasi kami. Ternyata baik sekali dan membuka diri untuk berdiskusi dengan mengajukan berbagai pertanyaan tentang Aqidah dan fitnahan-finahan yang ditujukan kepada kaum Ahmadi yang kami anggap itu “Lagu Lama” yang terus diputar berulang-ulang dan kami pun harus mengklarifikasinya kembali. Kami hadapi dengan kesabaran semata karena ketidaktahuan pemuda ini. Tapi kami sangat menghargai pemuda ini akan kesungguhannya ingin mengetahui Ahmadiyah telah terbukti dengan  dikirimkannya keempat buku itu, yang akhirnya  sampai juga ke alamat rumah kami. Akhirnya kami simpulkan keingintahuan tentang Jemaat Ahmadiyah akan berlanjut dan pemuda ini mengajak Renna untuk terjun ke dunia politik supaya bisa menyuarakan hak-hak dari kaum Minoritas yang mengalami persekusi dan diskrimininasi. Hal ini membuktikan niat tulus untuk mengayomi dan melindungi tanpa membedakan suku, agama, ras, dan golongan. Niat baiknya kita balas dengan kebersihan dan kesungguhan hati dalam memberikan penjelasan bahwa Ahmadiyah adalah sebuah organisasi kerohanian dan tidak berpolitik. Kegiatan Jemaat Ahmadiyah semata-mata hanya untuk kemajuan rohani, perbaikan akhlak dan menyampaikan pesan kemanusiaan serta perdamaian. Dan kami gencar mensosialisasikan semboyan “Love For All Hatred For None“, yang pada akhirnya pemuda ini memahaminya.

Sebagai bentuk balasan dari kebaikannya, kami mengirimkan dua buah buku dari Jemaat Ahmadiyah, antara lain:

    1. Buku Filsafat Ajaran Islam karya Hazrat Mirza Ghulam Ahmad as
    2. Buku Krisis Perdamaian Dunia karya Hazrat Mirza Masroor Ahmad aba

Atas referensi Mubaligh Bandung Kulon, yaitu Bapak Mln. Luthfi Julian Putera.

Semoga, dengan Jihad Pena ini membuka peluang kegiatan Tabligh, dengan harapan membuka mata hati dan pikiran untuk orang-orang yang haus akan ajaran Islam yang hakiki dan menarik hidayah Allah SWT. Aamiin

Kontributor : Ny Euis Mujiarsih

 

Tags: , , , , ,