BANDUNG– Semangat menyebarkan kebaikan mengawali perjalanan tahun 2026 bagi Lajnah Imaillah (LI) Daerah Jawa Barat 05. Organisasi perempuan Muslimah Ahmadiyah itu menyelenggarakan “Pelatihan Da’iyah” yang berlangsung pada Minggu (25/1), pukul 09.00-12.00 WIB, di Masjid Fadhlullah, Bandung Wetan.
Mengusung tema “Berani Memulai: Tabligh Ibu-Ibu dari Lingkungan Terdekat, ”acara resmi dibuka oleh Ketua Daerah (Ketda) LI Jabar 05. Dalam sambutannya, beliau menegaskan peran strategis Lajnah Imaillah sebagai garda terdepan dalam menanamkan nilai-nilai Islam, dimulai dari lingkup terkecil.
Untuk membekali para peserta, pelatihan menghadirkan dua sesi materi utama. Pemateri pertama, Ibu Rokhilla Farida, membawakan topik “Bertabligh dengan Hikmah: Mengasah Komunikasi Interpersonal yang Efektif.”Ia menekankan bahwa kesantunan dan ketepatan dalam menyampaikan pesan merupakan kunci keberhasilan dakwah.
“Cara penyampaian yang santun dan sesuai dengan kondisi lawan bicara sangat menentukan diterimanya pesan kebaikan yang kita bawa,” ujarnya.
Materi kedua disampaikan Ibu Nisa Nurfitriani dengan judul, “Menghidupkan Semangat Tabligh melalui Budaya 5R.” Ia mengajak peserta menerapkan prinsip kerapian dan kedisiplinan (Ringkas, Rapi, Resik, Rawat, Rajin) sebagai pendukung aktivitas dakwah sehari-hari.
Pelatihan ini juga memberikan porsi khusus bagi generasi muda di bawah 40 tahun. Dalam sesi talk show interaktif yang dimoderatori saudari Saskia Salmana, SE, MSc, para peserta muda diajak berdiskusi mendalam.
Narasumber ahli, Ibu DR. Enung Mulyati, S.Pd, M.Pd, CH.CHt, membawakan motivasi bertajuk “From Zero to Hero: Maksimalkan Masa Muda, Investasi Masa Tua.” Ia mendorong para peserta muda untuk memanfaatkan masa produktif mereka sebagai fondasi spiritual dan sosial yang kokoh untuk masa depan.
“Masa muda adalah modal berharga. Isilah dengan kegiatan yang bermanfaat, baik untuk diri sendiri maupun untuk persiapan berdakwah di kemudian hari,” pesannya.
Antusiasme tinggi tercermin dari kehadiran ratusan peserta yang mengikuti acara hingga akhir. Partisipasi ini menunjukkan komitmen anggota LI Jabar 05 untuk terus meningkatkan kapabilitas sebagai daiyah yang relevan di zaman modern.
Kegiatan ditutup dengan doa bersama, disertai harapan agar ilmu yang diperoleh dapat segera dipraktikkan, dimulai dari lingkungan keluarga hingga masyarakat sekitar.
Kontributor: Rahma Roshadi


