Markaz, 25 Januari 2025 – Gairah literasi di kalangan Lajnah Imaillah Markaz (LIMACA) tak surut oleh jarak. Para perempuan muda di bawah usia 30 tahun berkumpul di ruang virtual Zoom untuk membedah karya fundamental: Pengantar Mempelajari Al-Qur’an.
Langkah LIMACA tergolong sistematis. Sebelum bertatap layar, setiap tim diwajibkan melakukan pra-baca yang direkam melalui pesan suara (voice note). Cara ini memastikan saat presentasi dimulai, para peserta tidak lagi meraba isi buku, melainkan siap mempertajam gagasan utama.
Presentasi kali ini membedah tiga bab awal secara maraton. Tim dari Cabang Depok membuka tirai dengan memaparkan esensi Bab 1, disusul delegasi Cabang Kemang yang menguliti Bab 2, dan dipungkas oleh tim Cabang Ciseeng pada Bab 3.
Alih-alih sekadar membaca teks, para penyaji menggunakan media visual seperti PowerPoint dan mind map untuk memetakan alur pikir penulis. Fokusnya satu: menangkap ruh dan ide pokok dari setiap bahasan untuk kemudian disarikan secara bernas.
Uniknya, pertemuan daring ini sengaja “menggantung” rasa penasaran peserta. Sesi diskusi dan tanya jawab ditiadakan. Panitia merancang skema ini agar pendalaman materi dilakukan secara lebih intensif pada pertemuan tatap muka di minggu keempat nanti.
Kegiatan ditutup dengan doa bersama selepas paparan dari tim Ciseeng. Sebuah akhir pekan yang diisi dengan upaya merawat nalar dan memperdalam kecintaan pada kitab suci melalui disiplin literasi yang terukur.
Kontributor: Naurah Fatin

