Kemang, 31 Januari 2025 – Sebagai bentuk realisasi agenda syuro bertema Go Green, Lajnah Imaillah Kemang melaksanakan kunjungan edukatif ke Bank Sampah Ganesha Lestari yang berlokasi di kawasan Telaga Kahuripan pada Sabtu, 31 Januari 2026. Kegiatan ini diikuti oleh sembilan orang anggota Lajnah dengan tujuan memperdalam pemahaman mengenai sistem pengelolaan sampah yang tepat dan berkelanjutan.
Kunjungan diawali dengan sesi perkenalan antara peserta dan pengelola bank sampah. Rombongan Lajnah Imaillah memperkenalkan diri sebagai bagian dari Perempuan Ahmadiyyah, sementara pihak pengelola diwakili oleh dua narasumber, yakni Maria dan Inda. Suasana diskusi berlangsung hangat dan komunikatif, membuka ruang belajar yang interaktif bagi para peserta.
Dari hasil pemaparan dan wawancara bersama narasumber, peserta memperoleh pemahaman mendalam mengenai tahapan pengelolaan sampah yang dimulai dari pemilahan di tingkat rumah tangga. Sampah diklasifikasikan ke dalam tiga kategori utama, yaitu organik, anorganik, dan residu. Sampah organik meliputi sisa makanan dan material basah yang mudah terurai, sedangkan sampah anorganik terbagi ke dalam empat jenis utama seperti, kertas, plastik, logam, dan beling yang masih dapat dipilah lebih lanjut hingga puluhan jenis material bernilai guna. Adapun sampah residu merupakan sampah yang sulit diolah kembali dan umumnya berakhir di Tempat Pembuangan Akhir.
Dalam pengelolaannya, sampah organik dapat dimanfaatkan melalui pembuatan komposter untuk menghasilkan pupuk kompos. Beberapa jenis komposter yang diperkenalkan antara lain komposter biopori, komposter ember, dan komposter hebel. Sementara itu, sampah anorganik dapat didaur ulang atau disetorkan ke bank sampah dengan syarat dalam kondisi bersih dan kering agar memiliki nilai ekonomis yang lebih baik. Bank Sampah Ganesha Lestari juga menerima sampah anorganik yang telah dipilah sesuai kategori. Untuk sampah residu, proses pengelolaan masih menjadi tantangan karena membutuhkan biaya dan teknologi yang tinggi.
Melalui kunjungan ini, Lajnah Imaillah Kemang memperoleh wawasan baru terkait pentingnya pemilahan sampah sejak dari rumah. Diharapkan, pengetahuan yang didapat dapat disebarluaskan kepada anggota di wilayah masing-masing serta mendorong tumbuhnya kesadaran kolektif dalam menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan. InsyaaAllah, komitmen ini menjadi langkah kecil namun berkelanjutan menuju lingkungan yang bersih, sehat, dan bertanggung jawab.
Kontributor : Zahra Ratna Maulida

