Samarang, 25 Februari 2026 – Sepuluh malam pertama Ramadhan 1447 H menjadi momentum bagi para perempuan Jemaat Ahmadiyah Samarang untuk memperdalam literasi qurani. Bertempat di Masjid Al-Mubasyir, puluhan anggota Lajnah Imaillah dan Nasirat berkumpul dalam agenda tahunan Ta’limul Qur’an guna menyerap sari pati ayat suci di bulan turunnya Al-Qur’an.
Rangkaian kegiatan dibuka dengan pendarasan doa program rohani secara kolektif, disusul pembacaan ayat-ayat pilihan. Tak sekadar mengejar target khatam, para peserta juga diajak menyelami terjemahan dan tafsir mendalam dari setiap bait yang dibacakan.
Nuansa diskusi semakin kental saat memasuki sesi Tadabur Qur’an. Di bawah arahan Sekretaris Ta’lim dan Tarbiyat Cabang, Enung Parlina, para peserta membedah materi yang disarikan dari sekretariat Ta’lim PPLI. Diskusi ini dirancang untuk membedah pesan-pesan substantif per juz, sehingga nilai-nilai Al-Qur’an dapat terinternalisasi dalam keseharian anggota.
Melalui program intensif sepuluh hari ini, Lajnah Imaillah Samarang berharap Ramadhan bukan sekadar ritual menahan lapar, melainkan menjadi fase transformasi spiritual melalui pemahaman wahyu yang komprehensif.
Kontributor: Ina Mukminah

