- Home
- Seri Shahabiyah
Seri Shahabiyah

Ikhtiar Literasi di Ruang Virtual: Cabang Markaz Bentuk LIMACA bagi Lajnah Muda
Markaz, 25 Januari 2025 – Gairah literasi di kalangan Lajnah Imaillah Markaz (LIMACA) tak surut oleh jarak. Para perempuan muda

Ummu Fadhl ra – Selalu Haus Ilmu, Ibu dari Ulama dan Imam Tafsir
Ummu Fadhl bernama asli Lubabah binti Al Harits bin Hazn bin Buhair Al-Hilaliyah, sosok wanita mulia nan agung. Ia lebih

Ummu Mundzir binti Qais ra – Shahibiyah yang Berbaiat Dua Kali kepada Nabi
Ummu Mundzir binti Qais Al-Anshariyah, shahabiyyah sekaligus bibi nabi dari jalur ayah ini memiliki beberapa keistimewaan. Selain dekat dengan Nabi,

Ummu Kultsum binti Uqbah ra – Perempuan Pertama yang Hijrah ke Madinah
Shahibiyah ini bernama Ummu Kultsum binti Uqbah bin Abi Mu’ait bin Dzakwan bin Umayyah bin ‘Abd Syams bin ‘Abd Manaf

Hadhrat Khansa’ ra – Perempuan Penyair Pertama, Ibu Para Syuhada
Al-Khansa binti Amru merupakan seorang perempuan saleha yang berparas cantik dan sangat fasih dalam berkata-kata. Kemampuannya dalam merangkai kata-kata menjadi

Ummu Syuraik ra – Teladan Kegigihan Seorang Daiyah
Dalam beberapa catatan hadis, Nabi Muhammad Saw pernah menceritakan bahwa banyak perempuan di masa beliau yang gemar bersedekah. Hadis ini

Shafiyyah binti Abdul Muthalib ra – Sang Pemberani di Medan Perang
Keberanian, persatuan, semangat, dan iman yang menguatkan kaum muslim di zaman Rasulullah saw tak hanya muncul dari kalangan prajurit laki-laki,

Atiqah binti Zaid ra – Fasih Bersastra, Istri 4 Syuhada
Ada ungkapan yang sangat masyhur di kalangan penduduk Madinah, “Siapa yang ingin mati syahid, maka menikahlah dengan ‘Atiqah binti Zaid.”


